Sejauh Mana Emas Terus Akan Menguat, Di Saat Kondisi Geopolitik Dan Ekonomi Membuat Safe Haven Menguat

NEWS

Steven

1/13/20261 min baca

Harga emas spot mencapai rekor tertinggi baru pada hari Senin, mendekati angka $4.630 dan diperdagangkan di sekitar angka tersebut pada sesi perdagangan Amerika. Dolar AS (USD) jatuh akibat ketegangan politik di Amerika Serikat (AS) menyusul ketegangan baru antara Presiden Donald Trump dan Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell.

Departemen Kehakiman AS membuka penyelidikan terhadap Powell terkait renovasi kantor pusat bank sentral, dan menuduhnya berbohong di hadapan Kongres. Powell menanggapi: “Ancaman tuntutan pidana adalah konsekuensi dari penetapan suku bunga oleh Federal Reserve berdasarkan penilaian terbaik kami tentang apa yang akan melayani masyarakat, daripada mengikuti preferensi Presiden.”

Sementara itu, Presiden AS Trump melanjutkan kampanyenya untuk mengambil alih Greenland. Wilayah Denmark yang kaya akan unsur rare materials dan mineral lainnya ini telah menjadi target terbaru Trump. Jangan lupa bahwa ia juga berjanji untuk “membantu” rakyat Iran, setelah protes besar-besaran terhadap pemerintah selama beberapa hari.

Ketegangan antara Iran dan AS dapat meningkatkan aset safe-haven tradisional seperti emas. Presiden AS Donald Trump mengancam akan ada konsekuensi jika otoritas Iran menargetkan warga sipil, sementara Teheran memperingatkan AS dan Israel agar tidak melakukan intervensi apa pun. Pada hari Senin, Trump mengumumkan bahwa negara mana pun yang berbisnis dengan Iran akan menghadapi tarif sebesar 25% untuk setiap bisnis yang dilakukan dengan AS

a person holding a cell phone in front of a stock chart

Manfaatkan momen, Trading bersama Viction