Kondisi Geopolitik Yang Kian Mengkhawatirkan Disertai Data NFP Yang Mengecewakan Membuat Emas Kembali ATH
NEWS
Steven
1/12/20261 min baca


Harga emas (XAU/USD) naik ke level tertinggi sepanjang masa baru di dekat $4.555 selama sesi awal Asia pada hari Senin. Logam mulia ini memperpanjang kenaikannya di tengah permintaan aset safe-haven dan ekspektasi penurunan suku bunga AS. Para pedagang akan mengambil lebih banyak petunjuk dari rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada hari Selasa.
CNN melaporkan pada hari Minggu bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan serangkaian opsi militer potensial di Iran menyusul protes mematikan di negara tersebut. Sumber-sumber tersebut mengatakan Trump mempertimbangkan untuk menindaklanjuti ancamannya baru-baru ini untuk menyerang rezim Iran jika mereka menggunakan kekuatan mematikan terhadap warga sipil. Selain itu, Inggris dan Jerman sedang membahas rencana untuk meningkatkan kehadiran militer mereka di Greenland untuk menunjukkan kepada Trump bahwa benua tersebut serius tentang keamanan Arktik.
Tindakan ini dilakukan setelah penangkapan mantan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan AS pekan lalu. Ketidakpastian dan risiko geopolitik di seluruh dunia telah meningkatkan aset safe-haven tradisional seperti emas. Laporan pekerjaan AS yang beragam menambah ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) AS, yang memberikan dukungan bagi logam mulia tersebut. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang untuk memegang emas, sehingga mendukung emas, sebagai komponen investasi yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.
Manfaatkan momen, Trading bersama Viction
Temukan Kami Disini
Alamat
Sonatopas Tower Lantai 20, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 26, RT.4/RW.2, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920
Associate with PT Victory International Futures Sonatopas Tower
Copyright © 2024 Viction.id. All rights reserved.
