Akhirnya emas menembus $ 5000, waspadai koreksi teknikal, walau ketidakpastian geopolitik masih membayangi

NEWS

Steven

1/26/20261 min baca

Rows of shiny gold bars with "fine gold" markings
Rows of shiny gold bars with "fine gold" markings

Harga emas naik ke rekor tertinggi baru di sekitar $5.085 pada sesi awal Asia hari Senin. Logam mulia ini melanjutkan kenaikannya di tengah risiko geopolitik dan kekhawatiran terkait kebijakan Federal Reserve AS. Pembicaraan damai tiga pihak pertama antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat telah berakhir di Abu Dhabi tanpa adanya terobosan yang jelas, sementara pertempuran masih terus berlanjut, menurut BBC. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengusulkan pertemuan kedua yang dapat digelar paling cepat minggu depan, sementara seorang pejabat AS menyatakan bahwa putaran baru pembicaraan akan dimulai pada 1 Februari.

Ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed) terus mendorong aliran dana ke aset emas, meskipun ketegangan geopolitik mereda setelah Presiden AS Donald Trump melakukan perubahan sikap terkait Greenland. Momentum kenaikan emas juga tampak tidak terpengaruh oleh kondisi overbought ekstrem pada grafik jangka pendek.

Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia membatalkan rencana penerapan tarif terhadap sekutu AS di Eropa terkait isu kontrol AS atas Greenland, setelah dirinya dan pemimpin NATO menyepakati kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan mengenai keamanan Arktik. Selain itu, Trump menegaskan bahwa ia tidak akan merebut Greenland dengan kekuatan militer.

Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) merilis angka final Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga, yang menunjukkan bahwa ekonomi tumbuh sebesar 4,4%. Angka ini sedikit lebih baik dibanding estimasi kedua sebesar 4,3% dan jauh di atas pertumbuhan 3,8% pada kuartal sebelumnya. Laporan terpisah menunjukkan bahwa Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (Core PCE) — indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed — naik 2,8% secara tahunan (YoY) pada bulan November, dari 2,7% pada bulan sebelumnya. Secara bulanan, indeks ini mencatat pertumbuhan stabil sebesar 0,2%.

a person holding a cell phone in front of a stock chart

Manfaatkan momen, Trading bersama Viction